Penyebab Aritmia Perlu Diketahui, Jangan Diremehkan!

Tidak semua orang tahu penyebab aritmia. Bahkan istilah aritmia sendiri mungkin masih terasa asing bagi sebagian kalangan.

aritmia atau dengan kata lain gangguan irama jantung. Ini adalah gangguan yang terjadi pada sistem kelistrikan jantung, sehingga dapat menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat (takikardia), lebih lambat (bradikardia), hingga tidak teratur.

Perlu Anda ketahui bahwa detak jantung dikendalikan oleh sistem kelistrikan. Dengan demikian, jantung bisa berdetak dengan ritme yang lebih teratur. Jadi, ketika jantung tidak berdetak normal, ini disebut aritmia dalam istilah medis.

Baca juga: Penyakit Jantung di Usia Muda, Kenali Pemicu dan Penyebabnya

Penyebab Aritmia Yang Harus Anda Ketahui

Gangguan atau kondisi detak jantung tidak teratur ini cukup umum, hampir semua orang pernah mengalaminya. Terutama pada lansia.

Kebanyakan aritmia umumnya tidak berbahaya. Efek samping normal dari kejadian tersebut adalah syok atau setelah aktivitas fisik. Namun, ada juga aritmia yang berbahaya, bahkan fatal, yang bisa mengancam nyawa seseorang.

Ada beberapa jenis aritmia dengan gejala dan penyebab yang berbeda. Jenis aritmia yang paling umum adalah fibrilasi atrium, yang menyebabkan detak jantung tidak teratur dan cepat. Jika aritmia tidak segera diobati, jantung tidak dapat memompa cukup darah ke tubuh.

Hal ini tentu saja dapat merusak jantung, otak dan organ tubuh lainnya. Setelah mendapat pengobatan atau pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita aritmia dapat sembuh total dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Baca juga: Penyebab Jantung Berdebar Tak Selalu Soal Penyakit

Penyebab Aritmia Paling Umum

Penyebab aritmia secara umum adalah perubahan aktivitas jantung atau impuls (sinyal listrik) yang berfungsi untuk mengontrol detak jantung seseorang.

Impuls atau sinyal listrik biasanya dikirim dari atrium kanan atas jantung untuk memulai setiap detak jantung. Sinyal kemudian melewati atrium kiri dan mencapai ventrikel.

Baca Juga :  Atasi Sakit Gigi, Ini Pilihan Bahan Alami Terbaik

Ketika sinyal listrik mencapai ventrikel, bilik jantung berkontraksi dan memompa darah ke paru-paru dan seluruh tubuh.

Baca Juga: Gejala, Tanda, Penyebab, dan Pengobatan Serangan Jantung

Sedangkan penyebab aritmia adalah masalah pada anatomi jantung. Dengan kata lain, penyakit ini terjadi karena adanya gangguan pada aktivitas listrik jantung. Beberapa penyebab aritmia antara lain:

  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung koroner
  • Kardiomiopati atau perubahan pada otot jantung
  • Gangguan pada katup jantung
  • Peradangan jantung
  • Terjadinya ketidakseimbangan elektrolit dalam darah dan sebagainya.
  • Fibrosis (jaringan parut) adalah suatu kondisi di mana jaringan jantung menjadi kaku.

Selain penyebab aritmia di atas, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ini. Mulai dari usia, penyakit bawaan, genetik dan lain sebagainya. Adapun gejalanya, seseorang akan mengalami palpitasi (dada berdebar kencang dan cepat), sakit kepala, sesak napas, keringat dingin dan sebagainya. Gejala-gejala ini mungkin terjadi hanya sesekali, tetapi juga bisa lebih sering dari waktu ke waktu. (R10/HR-Online)