Penyebab Cacar Air Mudah Menular, Pelajari Gejalanya dan Cara Mengatasinya!

Penyebab penyakit cacar air seringkali tidak disadari oleh sebagian orang. Cacar air adalah jenis penyakit menular yang terjadi karena infeksi virus varicella-zoster.

Jenis penyakit ini lebih dikenal dengan istilah medis variselayang menyebabkan ruam merah dan gatal di sekujur tubuh.

Meski penularannya mudah, namun penyakit ini cenderung tidak berakibat fatal. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun dengan imunisasi wajib.

Untuk orang dewasa, risiko mengembangkannya lebih kecil karena mereka memiliki kekebalan dari imunisasi atau pernah memilikinya.

Baca juga: Cara Mengobati Penyakit Varicella Secara Tradisional Secara Alami

Kenali Penyebab Cacar Air

Cacar air merupakan jenis penyakit ringan pada sebagian besar penderitanya. Apalagi dengan adanya program vaksinasi cacar air sejak tahun 1990.

Penyakit yang terjadi karena virus ini dapat menyebar dengan cepat dan mudah, sehingga Anda harus mewaspadai kondisi ini agar tidak menulari orang lain terutama melalui udara.

Seperti disebutkan sebelumnya, cacar air disebabkan oleh infeksi virus yang disebut Varisela zoster (VZV). Penyakit ini banyak menyerang anak-anak, terutama anak-anak di bawah usia 10 tahun.

ZVZ adalah salah satu dari 9 varian virus herpes yang menginfeksi manusia. Pada umumnya virus ini berkembang biak di paru-paru sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Penyakit Kulit Pada Anak, Gejala, Cara Mencegah dan Mengobatinya

Setelah sembuh dari infeksi cacar air, virus ZVZ biasanya akan dorman di dalam tubuh dan tidak menular.

Namun, jika virus menjadi aktif kembali, maka seseorang bisa sakit lagi. Biasanya penyakit kedua ini berupa cacar.

Sedangkan faktor risiko cacar air yang sangat menular antara lain terpapar cairan tubuh dari penderita melalui batuk atau bersin.

Baca Juga :  Penyebab Hepatitis yang Harus Anda Ketahui

Ada kontak langsung dengan pasien. Untuk menahan barang-barang yang pernah kontak dengan penderita sebelumnya seperti kacamata, baju kotor, handuk, atau sprei.

Selain itu, seseorang perlu mewaspadai cacar air antara 1 hingga 2 hari sebelum ruam merah akhirnya muncul, hingga 7 hari setelahnya. Selanjutnya akan muncul bintil-bintil yang benar-benar kering dan mengelupas.

Baca juga: Wabah Virus Monkeypox di Beberapa Negara, Pelajari Lebih Lanjut

Gejala dan Cara Mengatasinya

Selain penyebab, Anda juga perlu mengetahui gejala penyakit cacar air ini. Gejala utama cacar air berupa ruam gatal yang kemudian akan melepuh dan menjadi bopeng.

Umumnya gejala tersebut akan muncul mulai dari dada, punggung, hingga wajah sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh. Selain ruam dan gatal, penderita akan merasakan demam, nyeri otot, sakit kepala, lemas, dan mual.

Dengan mengetahui penyebab cacar air dan gejalanya, Anda juga perlu memahami langkah-langkah untuk mengatasinya. Selain imunisasi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar cepat sembuh dari penyakit ini.

Cukupi cairan tubuh, kenakan pakaian yang ringan dan lembut, kompres, luka atau ruam menggunakan air dingin agar gejala gatal lebih ringan. (R10/HR-Online)