Makanan Penyebab Kurang Darah Jadi Pantang, Apa Saja?

Makanan penyebab anemia perlu Anda hindari mulai sekarang. Kurang darah atau anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah.

Penderita anemia sering mengalami pusing dan mata pusing. Masalah mendasarnya adalah penyakit yang menghancurkan sel darah merah.

Parahnya, anemia ini bisa menyebabkan penderitanya merasa lemas, sesak napas, dan kurang konsentrasi. Sebuah penelitian membuktikan bahwa setiap orang bisa mengalaminya.

Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mungkin masih banyak yang belum tahu kalau anemia ini juga bisa dipicu dari makanan yang dikonsumsi.

Deretan Makanan Penyebab Kurang Darah yang Wajib Diwaspadai

Anemia jenis ini sering terjadi karena kekurangan nutrisi, baik vitamin B12, zat besi, maupun folat. Pola makan penderita anemia penting untuk diperhatikan.

Semua harus mencakup diet sehat yang kaya zat besi, termasuk daging tanpa lemak, sayuran berdaun, dan kacang-kacangan.

Tahukah Anda bahwa beberapa makanan menghalangi penyerapan zat besi sehingga menyebabkan anemia. Berikut ini adalah daftar makanan penyebab anemia atau kurang darah.

Makanan dengan Kalsium

Jenis makanan pertama yang perlu Anda hindari saat sedang anemia adalah makanan yang banyak mengandung kalsium.

Kalsium yang terkandung dalam makanan tertentu dapat mengganggu penyerapan zat besi. Anda perlu menghindari makanan yang mengandung zat besi bersama dengan kalsium.

Makanan penyebab anemia adalah kacang-kacangan dan daging sapi. Juga, Anda tidak boleh mengambil lentil bersama dengan keju, susu, dan yogurt.

Aturannya adalah makan makanan berkalsium beberapa jam setelah atau sebelum mengonsumsi zat besi.

Baca Juga :  Cara Mengobati Folikulitis, Benjolan Di Sekitar Rambut Yang Bikin Gatal

Makanan dengan Kandungan Tanin

Tahukah Anda bahwa tanin adalah zat alami yang sering Anda temukan di berbagai sumber makanan nabati. Mulai dari sorgum, jagung, dan minuman berupa kopi, teh hitam, dan teh hijau.

Tanin berasal dari tumbuhan. Datang dalam berbagai rempah-rempah dan kacang-kacangan. Tanin mampu mengikat molekul zat besi dan mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh Anda.

Makanan dengan Asam Fitat

Berikutnya adalah makanan yang mengandung asam fitat lebih tinggi. Umumnya zat tersebut terkandung dalam gandum, beras merah, dan kacang-kacangan.

Adanya zat fitat pada makanan penyebab anemia yang kita konsumsi, mampu mengikat zat besi dalam sistem pencernaan dan menghambat penyerapannya.

Untuk versi makanan yang disempurnakan adalah nasi putih atau tepung putih yang telah dikeluarkan dari dedak.

Berdasarkan studi dari Linus Pauling Institute, setidaknya ada 5 hingga 10 mg fitat yang dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 50 persen.

Jika ingin memakannya, maka Anda bisa merendam makanan sebelum dimasak.

Cara ini mampu menurunkan kadar zat secara efektif. Jika Anda menderita anemia, sebaiknya hindari jika tidak ingin semakin parah.

Makanan Yang Mengandung Asam Oksalat

Makanan dengan asam oksalat dapat menghambat penyerapan zat besi. Sebenarnya penderita anemia tetap bisa mengonsumsi makanan penyebab anemia, namun harus sesuai dengan anjuran dokter. Makanannya terdiri dari bayam, kacang tanah, coklat, dan peterseli.

Beberapa makanan tersebut memiliki kadar kafein yang tinggi, terutama pada biji kakao sebelum melalui proses pengolahan. Sedangkan coklat olahan memiliki kandungan kafein yang berkurang akibat proses pemasakan.

Makanan yang Mengandung Gluten

Jika Anda menderita anemia, sebaiknya hindari makanan yang mengandung gluten. Gluten ini dapat merusak lapisan dinding usus dan mencegah nutrisi, baik zat besi maupun folat diserap oleh tubuh.

Baca Juga :  Gejala Virus Hendra Bisa Menular ke Manusia, Simak Berbagai Fakta!

Umumnya zat ini dapat ditemukan pada makanan penyebab anemia seperti rye, barley, pasta, dan oat.

Pada dasarnya penyakit celiac atau kerusakan usus halus terjadi karena penderita alergi terhadap gluten. Malabsorpsi ini juga menyebabkan anemia.

resveratrol

Secara umum, resveratrol memiliki sifat mencegah penyerapan zat besi. Selain itu, terkandung dalam bahan dan makanan alami mulai dari mulberry, raspberry, dan blueberry.

Makanan yang Mengandung Polifenol

Salah satu penghambatnya adalah makanan yang mengandung polifenol. Bagi Anda yang menderita anemia, sebaiknya hindari zat ini.

Berbagai makanan yang mengandung polifenol adalah apel, rempah-rempah, kakao, dan lain-lain. Makanan penyebab anemia atau kurang darah perlu Anda waspadai demi menjaga kesehatan.