Makanan yang Harus Dihindari Ketegangan Saraf Yang Harus Dihindari, Cek!

Anda harus menghindari makanan saraf terjepit. Tujuan menghindari makanan tabu adalah agar kondisinya bisa membaik. Karena jika kita dipaksa untuk mengkonsumsinya, maka akan lebih berbahaya lagi kondisi terjepit.

Zat gizi dalam makanan memang akan berfungsi dan bekerja sebagai alat dalam membantu menjaga dan mencegah berbagai penyakit. Namun, untuk saraf terjepit, ternyata ada beberapa pantangan yang harus kita hindari agar kondisinya tidak semakin parah.

Baca Juga: Makanan Penyebab Usus Kotor Seperti Ini Harus Anda Hindari!

Makanan untuk Hindari Saraf Terjepit, Apa Saja?

Saraf terjepit alias Hernia Nukleus Pulposus atau HNP terjadi ketika bantalan antara tulang belakang menonjol dan mencubit saraf tulang belakang. Tentunya kondisi ini akan menimbulkan berbagai gejala seperti kesemutan, nyeri, dan mati rasa.

Jika kondisi ini berlangsung lama dan tidak mendapat penanganan khusus, bisa berisiko menyebabkan kelumpuhan.

Kemudian tulang belakang juga bisa mengalami proses degeneratif, seperti pengapuran yang bisa menjepit sumsum tulang belakang.

Selanjutnya, pembatasan dan pengurangan makanan juga harus sesuai dengan anjuran dokter. Karena bisa menyesuaikan dengan kondisi saraf terjepit.

Agar kondisinya tidak semakin parah, maka sebaiknya hindari beberapa makanan tersebut.

Baca Juga: Makanan penyebab kesemutan dan cara mengatasinya

lemak jahat

Makanan saraf terjepit yang pertama adalah lemak jahat. Tentu saja, Anda harus menghindari mengonsumsinya terlalu banyak.

Padahal lemak penting bagi tubuh, karena lemak juga akan memberikan energi dan membantu proses vitamin.

Namun, jika asupan lemak jahat terlalu banyak daripada lemak baik, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Penyebabnya adalah lemak jahat dalam makanan adalah lemak jenuh atau lemak trans dan ada label kemasan dengan tulisan minyak terhidrogenasi.

Lemak jenuh yang terkandung dalam beberapa jenis daging berlemak juga sangat terkenal berdampak negatif bagi kesehatan. Tidak hanya itu, gorengan dengan minyak kelapa sawit juga merupakan makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Baca Juga :  Makanan pantangan bagi Penderita Osteoporosis Perlu Diketahui!

Baca Juga: Makanan penyebab nyeri sendi yang harus dihindari

Perekat

Gluten sendiri merupakan protein yang terdapat pada gandum, seperti kerupuk, pasta, sereal, roti, kue, biskuit, dan masih banyak lagi.

Hal ini dikarenakan gluten dapat mengganggu kinerja usus yang akan menyebabkan mineral dan vitamin tidak tercerna dengan baik.

Padahal tubuh kita sangat membutuhkan vitamin tersebut untuk membantu menjaga kesehatan saraf. Bahkan tepung pada roti, pasta, dan pizza juga mengandung gluten yang sulit untuk kita cerna.

Sehingga makanan berbahan tepung terigu bisa memicu timbulnya rasa lapar lebih cepat setelah makan karena tinggi karbohidrat.

Nah, jenis karbohidrat ini akan cepat terbakar oleh tubuh, karena menjadi sumber energi jika kita mengonsumsinya secara berlebihan.

Makanan saraf terjepit lainnya seperti berbagai makanan yang banyak mengandung gula. Misalnya seperti permen, coklat, dessert, dan lain sebagainya. Ada baiknya untuk menghindari makanan tersebut agar kondisi saraf terjepit tidak semakin parah. (R10/HR-Online)